iklan murah

pasang iklan murahpasang iklan murahpasang iklan murah

Thursday, August 16, 2012

asam basa


1. Asam
      Senyawa asam merupakan salah satu kelompok elektrolit yang banyak berperan dalam reaksi kimia. Suatu asam dapat berupa zat padat, cair atau gas. Ada asam yang berbahaya karena bersifat racun, tetapi ada pula asam yang sangat diperlukan tubuh kita. Senyawa asam banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Buah-buahan memiliki rasa asam berkat adanya senyawa asam yang dikandungnya. Jeruk mengandung asam sitrat, sedangkan anggur mengandung asam tartrat.
2. Basa
Seperti halnya asam, kelompok zat yang disebut basa merupakan elektrolit yang tidak kalah pentingnya. Beberapa basa dapat dijumpai pada kehidupan sehari-hari. Cairan pengapur tembok yang disebut air kapur adalah larutan kalsium hidroksida. Para penderita penyakit maag selalu meminumobat yang berupa larutan magnesium hidroksida atau aluminium hidroksida.
3. Sifat Asam dan Basa
Senyawa asam bersifat korosif, artinya dapat merusak logam dan marmer. Sebagian besar logam dapat bereaksi dengan asam untuk menghasilkan gas H2 dan marmer dapat bereaksi dengan asam menghasilkan gas CO2.
Senyawa basa bersifat kaustik, artinya dapat merusak kulit kita. Jika kita mencelupkan jari tangan ke dalam larutan NaOH encer, jari tangan kita akan terasa licin. Hal ini disebabkan oleh terbentuknya sabun sebagai hasil reaksi NaOH dengan lemak pada kulit kita.
Asam memiliki rasa asam, sedangkan basa memiliki rasa pahit. Akan tetapi, sangat tidak bijaksana jika mengenali asam dan basa dengan mencicipinya, sebab mungkin saja zat itu beracun atau berbahaya. Untunglah bahwa asam dan basa mempunyai sifat dapat mengubah warna dari zat warna yang dikandung tumbuh-tumbuhan, sehingga zat warna tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi asam dan basa. Para ahli kimia sudah sejak lama menggunakan zat warna bernama lakmus, yang umum digunakan untuk menguji keasaman dan kebasaan. Perubahan warnanya sangat jelas terlihat. Lakmus akan berwarna merah dalam larutan asam dan berwarna biru dalam larutan basa.
Hasil pengujiannya seperti tabel berikut :
Jenis Kertas Lakmus
Dalam larutan yang bersifat
Asam
Basa
Netral
Lakmus biru
merah
biru
biru
Lakmus merah
merah
biru
merah

Sifat-sifat larutan asam, basa dan netral adalah sebagai berkut :
No
Larutan Asam
Larutan Basa
Netral
1
Rasanya masam
Rasanya pahit
Rasa bervariasi
2
Lakmus biru menjadi merah
Lakmus merah menjadi biru
Tidak mengubah lakmus
3
Bersifat korosif
Bersifat kaustik
Tidak bersifat korosif
4
Terdiri dari ion H+ dan ion OH- sisa asam
Terdiri dari ion OH- dan ion positif logam
Terdiri dari ion H+ dan ion OH-
5
[H+] > [OH-]
[H+] < [OH-]
[H+] = [OH-]

Selain kertas lakmus, indikator yang dapat digunakan untuk menguji asam dan basa dapat dibuat dari tumbuh-tumbuhan, misalnya bunga mawar, bunga sepatu, bugenvil, atau kunyit. Bahan tersebut dapat digunakan sebagai indikator karena memberikan warna yang berbeda pada asam dan basa. Sedangkan di laboratorium, indikator yang digunakan dalam pengujian asam-basa adalah sebagai berikut :
Indikator
Warna dalam
Asam
Basa
Netral
Fenolftalein
Tidak berwarna
merah
Tidak berwarna
Metil jingga
merah
kuning
kuning
Bromtimol biru
Kuning
biru
kuning
Metil merah
merah
kuning
kuning

No comments:

Post a Comment

daftar langsung dapat modal